Senin, 22 November 2010

tugas pengantar bisnis

MIE AYAM PAK’DE YOYO

1.    PENDAHULUAN

Sekitar tahun 1987, Pak’De Yoyo memulai usaha penjualan mie ayam. Beliau merintis usaha ini dari nol. Di awali dengan berkeliling , beliau melakoni usaha tersebut dengan uletnya. Pada awalnya pak’de yoyo berjualan dengan satu gerobak saja. Pak’de Yoyo tidak menyerah dalam mengembangkan usahanya ini,hingga akhirnya usaha Pak’de Yoyo mulai menunjukkan keberhasilan atas penjualan mie ayamnya. Sekarang beliau memiliki beberapa kedai mie ayam ditambah lagi beliau juga memiliki beberapa ank buah yang bertugas menjual mie ayam dengan  cara berkeliling. Beberapa kedai tersebut berlokasi di daerah duren jaya, jalan raya mekar sari, dan kampong cerewet. Pak’de Yoyo telah memperkerjakan 8 orang pekerja yang bertugas di kedai mie ayamnya. 4 orang pekerja yang bertugas menjual keliling mie ayam. Dengan memakai tenaga kerja yang lumayan banyak, pak’de Yoyo ikut berperan didalam mengentaskan jumlah pengangguran. Untuk bahan baku pembuatan mie, pak’de Yoyo memesan langsung dari produsen pembuat mie ayam yang letaknya tidak jauh dari kedai pak’de yoyo. Untuk melengkapi sajian mie ayam, pak’de yoyo menambahkan pangsit basah, pangsit goreng dan bakso. Pak’de yoyo menggunakan saus belibis sebagai penambah rasa. Harga jual per-porsi mie ayam biasa  adalah Rp.6.000. Jika dilengkapi dengan bakso atau pangsit, harga mie ayam menjadi Rp. 8.000 per-porsi. Dan untuk harga mie ayam komplit adalah Rp. 10.000 per porsi. Dalam satu hari, kedai pak’de yoyo meraup keuntungan sekitar Rp.1000.000. Sedangkan keuntungan yang didapat dari pekerja yang berjualan keliling sekitar Rp. 300.000. sistem pembayaran pekerjanya, pak’de yoyo mengunakan sistem bagi hasil untuk pekerja keliling. Sedangkan untuk pekerja yang membantu di kedai, pak’de Yoyo menggaji Rp. 500.000 per-bulan.





2. PROSES PRODUKSI
 Cara membuat Mie Ayam
Bahan :
1.      Mie 
2.      Minyak ayam
3.      Kecap asin
4.      Daging ayam direbus di potong kotak
5.      Kecap manis
6.      Daun bawang dirajang
7.      Penyedap rasa dan bawang goreng
8.      Sawi
Bumbu yang dihaluskan :
1.      Bawang putih
2.      Bawang merah
3.      Ketumbar
4.      Kunyit
5.      Jahe
6.      Kemiri
Bahan kaldu :
1.      Air
2.      Tulang ayam
3.      Garam
4.      Lada bubuk
Cara membuat :
Kaldu : air direbus hingga mendidih, masukan tulang ayam, rebus dengan api kecil hingga kaldu beraroma harum. Tambahkan lada bubuk dan garam secukupnya.
Tumis bumbu yang dihaluskan hingga harum dan matang, masukan ayam, tumis hingga bumbu menyerap kedalam ayam, tambahkan penyedap, tumis sebentar, angkat kemudian sisihkan.

Masukkan 2 sendok makan minyak ayam kedalam mangkok, ¼ sdt penyedap rasa.
Rebus mie dan sawi yang telah dirajang hingga matang, angkat dan letakkan didalam mangkok yang terisi  dengan bumbu, masukkan ayam 2 sdm.
Taburkan bawang goreng dan daun bawang yang telah dirajang.


3.PENUTUP

Dari hasil pengamatan yang kami lakukan tentang  proses penjualan mie ayam ini, kami menarik kesimpulan bahwa proses penjualan mie ayam pak’de yoyo sangat berguna bagi orang-orang sekitarnya. Karena dapat membantu mengurangi pengangguran. Di samping itu dalam pembuatan mie ayam, pak’de yoyo sangat memperhatikan kebersihan dalam penyajian mie ayamnya. Dan untuk menjaga mutu dan kualitas mie ayamnya, pak’de yoyo harus terus berinovasi. Karena konsumen ingin merasakan sesuatu yang baru dari rasa mie ayam, namun tidak menghilangkan rasa asli dari mie ayam tersebut.


4. DAFTAR PUSTAKA



Tidak ada komentar:

Posting Komentar